Maria Jaya

Pintu Air Intake | Spare Part Alat Berat | Liner AMP

  • Home
  • Products
    • Pintu Air Intake
    • Liner Casting AMP
    • Kuku Bucket Beko
    • Manhole Cover Besi Cor
    • Grating Besi Cor
    • Kursi Taman Besi Cor
  • Blog
  • Vlog
  • Contact

5 Uji Laboratorium dalam Pengecoran Logam

By Maria Jaya November 12, 2021 Leave a Comment

Dalam industri manufaktur termasuk pengecoran logam, untuk melihat layak tidaknya suatu produk yang akan dipasarkan bisa dilakukan dengan Quality Control. Yang dilakukan dalam quality control industri pengecoran logam antara lain yaitu cek visual dan uji laboratorium. Quality control berupa cek visual dilakukan oleh engineer suatu perusahaan dengan acuan standar yang telah disepakati. Produk yang sudah lolos QC bisa diartikan lolos dari segi visual maupun fungsi yang sudah sesuai.

Sedangkan Uji Laboratorium biasanya dilakukan oleh Lembaga / Institusi khusus dengan output Sertifikat Hasil Uji. Pengujian Laboratorium bertujuan untuk mengetahui secara mendalam kondisi produk tergantung dari pengujiannya.

Di Ceper sendiri untuk beberapa pengujian bisa dilakukan di Politeknik Manufaktur Ceper, Klaten. Berikut pengujian yang sering dilakukan dalam industri pengecoran logam:

  1. Uji Metalografi

Uji metalografi dilakukan untuk menganalisis struktur mikro suatu logam dan karakteristiknya. Hasil dari metalografi tersebut akan menjadi acuan untuk menentukan suatu material telah sesuai dengan spesifikasi yang diminta.

alat uji metalografi yang digunakan dalam uji laboratorium pengecoran logam
Alat uji metalografi (image by laboratoriumceper)

2. Uji Kekerasan

Uji kekerasan dilakukan untuk mengetahui kemampuan material menahan beban identasi atau penetrasi (penekanan). Kekerasan suatu material khususnya perlu diketahui karena dalam penggunaannya mengalami pergesekan  (frictional force) dan deformasi plastis.

Jenis pengujian hardness:

  • Hardness Rockwell Manual (HRB & HRC)
  • Hardness Rockwell Digital (HRC & HRB)
  • Hardness Portabel ( Brinnel)
  • Hardness Rockwell Digital (HRC & HRB)
  • Hardness Micro Vickers
alat uji kekerasan yang digunakan dalam uji laboratorium pengecoran logam
Alat uji kekerasan (image by laboratoriumceper)

3. Uji Kuat Tarik

Uji kuat tarik merupakan suatu metode yang digunakan untuk menguji kekuatan (tensile strength) suatu material/bahan dengan cara memberikan beban (gaya statis) yang sesumbu dan diberikan secara lambat atau cepat. Diperoleh hasil sifat mekanik dari pengujian ini berupa kekuatan dan elastisitas dari material/bahan.

uji laboratorium pengecoran logam
Alat uji kuat tarik

4. Uji Komposisi Material

Pengujian komposisi logam digunakan untuk mengetahui kandungan unsur yang terdapat dalam logam dasar tersebut. Proses dari pengujian komposisi material bertujuan untuk mendapatkan seberapa besar nilai unsur penyusun bahan, misalnya dari unsur utama Fe, C, Mn, Si, Ni, V, Mo dan lain sebagainya. Pengujian komposisi logam dilakukan dengan mesin spectrometer.

alat uji komposisi material yang digunakan dalam uji laboratorium pengecoran logam
Alat uji komposisi material (image by laboratoriumceper)

5. Uji Beban (Loading Test)

Loading test adalah suatu metode pengujian yang bersifat setengah merusak atau merusak benda secara keseluruhan. Uji Beban juga dilakukan untuk mengetahui kemampuan menahan suatu benda terhadap tekanan.

Pada pengujian manhole cover atau grating biasanya menggunakan metode Loading Test Static atau Pengujian menggunakan benda yang sifatnya diam, tidak berubah arah, intensitas ataupun garis kerjanya. 

uji bebab dalam uji laboratorium dalam pengecoran logam
Alat uji beban

Nah, itulah 5 uji laboratorium yang dilakukan untuk quality control dalam industri pengecoran logam. Bagi Sobat Logam Ceper yang belum paham bisa bertanya di kolom komentar atau hubungi langsung Team Logam Ceper ya.

Hubungi Team Logam Ceper

Penulis: Kartika N. H. | Editor: Tri Rahayu

BACA JUGA:

  • Manhole Cover Trotoar Drainase Kabupaten Nganjuk
  • Mau Beli Furniture Untuk Rumah Baru? Simak Dulu Tips Ini
  • Tutup Drainase Non Konduktif
  • 5 Keuntungan Tinggal di Rumah Kecil Desain Minimalis
  • What to Know About the Dubai Rainwater Drainage System Project

Share Tweet Share Share

Filed Under: Blog Tagged With: pengecoran logam, quality control, uji laboratorium

About Maria Jaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis !

Kami jamin bukan spam.

Ikuti Kami

  • Email
  • Instagram
  • Pinterest
  • YouTube
subscribe

Business Locations

  • Dubai Investment Park, UAE
  • Klaten, Central Java
  • Sleman, Yogyakarta
  • Berau, East Borneo
  • Penajam Paser Utara, East Borneo
  • Batam, Riau Island
  • Bandung, West Java
  • Merauke, South Papua

Recent Posts

  • Identifikasi Kesalahan Desain Pintu Air: 5 Poin Penting yang Perlu Diperhatikan
  • Kuku Bucket Beko & Excavator Berkualitas untuk Performa Alat Berat Maksimal
  • Peran Pintu Air Merauke dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Lokal
  • Pentingnya Irigasi dalam Pertanian: Kunci Panen Maksimal di Setiap Musim
  • 6 Jenis Pintu Air Irigasi dan Fungsinya dalam Pengelolaan Aliran Air
  • 5 Manfaat Pintu Air Irigasi untuk Pertanian di Merauke
  • Grating Besi Cor: Tutup Drainase Agar Tidak Terjadi Genangan
  • Pintu Air Merauke: Solusi Efektif Atasi Banjir Musiman di Papua Selatan
  • Kursi Taman Besi Cor: 5 Keunggulannya Cocok untuk Outdoor
  • Peran Besar Produk Cor: Logam Leleh, Industri Jalan
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Copyright © 2026 ยท MARIA JAYA