Maria Jaya

Pintu Air Intake | Spare Part Alat Berat | Liner AMP

  • Home
  • Products
    • Pintu Air Intake
    • Liner Casting AMP
    • Kuku Bucket Beko
    • Manhole Cover Besi Cor
    • Grating Besi Cor
    • Kursi Taman Besi Cor
  • Blog
  • Vlog
  • Contact

Tanur Kupola (Cupola Furnace)

By Maria Jaya November 5, 2013 Leave a Comment

Tanur Kupola merupakan tanur pelebur dalam pengecoran logam untuk melebur besi tuang kelabu, Ni resist dan juga bronze. Bentuknya seperti silinder berdiri yang disanggah oleh empat kaki. Bila dilihat sekilas mirip cerobong asap.

Deskripsi Tanur Kupola

Kupola bisa dibuat dalam berbagai ukuran, mulai dari kupola mini  hingga kupola dalam kapasitas besar. Tipikalnya, ukuran kupola dalam satuan diameter dalam. Untuk kupola konvensioal, ukuran diameter dalam mulai dari 0,5 meter hingga 4 meter. Kupola mini biasanya mempunyai diameter dalam 0,25 meter. Pada bagian bawah kupola terdapat pintu bulat dengan sistem engsel untuk mengeluarkan muatan sisa peleburan. Pada bagian atas terdapat kubah penutup sebagai penutup dari hujan, namun kubah ini sudah banyak tidak dipakai (dalam kupola konvensional). Lain halnya dengan kupola yang emisinya digunakan lagi untuk pemanasan selanjutnya. Selubung kupola biasanya terbuat dari plat baja dengan lapisan (lining) bahan tahan api. Bagian landasan kupola dilapisi bahan clay, pasir dan bahan tahan api. Lapisan (lining) ini diperbaiki setiap akan melakukan operasi peleburan. Abu batubara (sea coal) dicampurkan pada lapisan clay (tanah liat) untuk bagian bawah, sehingga ketika dipanaskan, abu batubara akan terdekomposi dan campuran akan menjadi gembur, sehingga akan memudahkan dalam membuka pintu bawah. Beberapa kupola memakai instalasi pendingin pada selubung kupola dan injeksi oksigen agar pembakaran kokas lebih panas.

PICT0282

Asal mula Kupola

Tanur kupola mulai dibuat di China sekitar  403 – 221 sebelum Masehi. Pada masa dinasti Han (202 SM – 220 M), kebanyakan besi yang  dilebur menggunakan blast furnace (tanur udara) , dilebur ulang pada tanur kupola. Ini dirancang bahwa  udara dingin bisa diinjeksi melalui pipa tuyer yang dilewatkan pada lubang atas tanur, sehingga udara dingin menjadi panas hingga lubang bawah tanur. Tanur Kupola dibuat oleh  René-Antoine Ferchault de Réaumur sekitar tahun 1720.

tanur kupola

Proses

Untuk memulai proses peleburan kupola, bagian bawah diisi lapisan kokas (landasan kokas/coke bed), dan dinyalakan dengan disulut. Kupola kecil dinyalakan dengan menggunakan kayu untuk memanaskan kokas. Ketika kokas disulut/dibakar, udara dihembuskan dari lubang tuyer.

Ketika kokas sudah sangat panas, muatan logam dimasukan melalui lubang atas. Lapisan logam dan kokas dibuat berseling, dan ditambahkan batu kapur (limestone) yang berfungsi sebagai pengangkat kotoran.  Dan ketika suhu semakin memanas, logam mencair. Logam mengalir melalui sela-sela antara kokas dan melewati landasan kokas lalu mengumpul di bawah kupola, tepat diatas pintu keluar bawah. Dibagian bawah terdapat dua lubang keluar, yaitu lubang kotoran (slag) dan lubang cairan. Lubang kotoran posisinya lebih rendah dibanding lubang cairan dengan maksud agar kotoran terpisah seiring berat jenis yang lebih tinggi  dibanding cairan logam.

Proses ini berulang terus menerus, hingga cetakan yang akan dicor  telah habis.

Ketika proses telah selesai, penghembus udara dihentikan dan  pintu bawah dibuka untuk mengeluarkan material sisa peleburan.

Kelebihan :

  1. Memiliki kapasitas tinggi, terus menerus.
  2. Mudah pengoperasian
  3. Hemat biaya

Referensi :

– Cupola furnace, wikepedia.org

– photobucket.com

-mechanicalengineeringblog.com

BACA JUGA:

  • Saluran Drainase Untuk Menangani Masalah Banjir
  • 5 Tips Memilih Kursi Taman yang Efektif
  • Tutup Drainase Anti Karat, No Korosi No Worry
  • Bagaimana Proses Pembuatan Manhole Cover? (Infografis)
  • 6 Reasons Why You Should Choose FRP Manhole Covers
Share Tweet Share Share

Filed Under: Blog Tagged With: cupola furnace, peleburan logam, Tanur Kupola

About Maria Jaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis !

Kami jamin bukan spam.

Ikuti Kami

  • Email
  • Instagram
  • Pinterest
  • YouTube
subscribe

Business Locations

  • Dubai Investment Park, UAE
  • Klaten, Central Java
  • Sleman, Yogyakarta
  • Berau, East Borneo
  • Penajam Paser Utara, East Borneo
  • Batam, Riau Island
  • Bandung, West Java
  • Merauke, South Papua

Recent Posts

  • Identifikasi Kesalahan Desain Pintu Air: 5 Poin Penting yang Perlu Diperhatikan
  • Kuku Bucket Beko & Excavator Berkualitas untuk Performa Alat Berat Maksimal
  • Peran Pintu Air Merauke dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Lokal
  • Pentingnya Irigasi dalam Pertanian: Kunci Panen Maksimal di Setiap Musim
  • 6 Jenis Pintu Air Irigasi dan Fungsinya dalam Pengelolaan Aliran Air
  • 5 Manfaat Pintu Air Irigasi untuk Pertanian di Merauke
  • Grating Besi Cor: Tutup Drainase Agar Tidak Terjadi Genangan
  • Pintu Air Merauke: Solusi Efektif Atasi Banjir Musiman di Papua Selatan
  • Kursi Taman Besi Cor: 5 Keunggulannya Cocok untuk Outdoor
  • Peran Besar Produk Cor: Logam Leleh, Industri Jalan
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Copyright © 2026 · MARIA JAYA