Maria Jaya

Pintu Air Intake | Spare Part Alat Berat | Liner AMP

  • Home
  • Products
    • Pintu Air Intake
    • Liner Casting AMP
    • Kuku Bucket Beko
    • Manhole Cover Besi Cor
    • Grating Besi Cor
    • Kursi Taman Besi Cor
  • Blog
  • Vlog
  • Contact

Mengenal Logam Serbuk: Proses dan Keunggulannya

By Maria Jaya May 11, 2023 Leave a Comment

proses pembuatan dan keunggulan logam serbuk

Berbicara mengenai pengecoran logam tentunya kita perlu mengetahui juga bagaimana logam itu terbuat, terdapat jenis apa saja logam itu, dan banyak lagi. Di artikel ini kita akan bahas mengenai logam serbuk.

Sejak sekitar 50 tahun yang lalu banyak dibuat benda kerja dari serbuk logam, serbuk oksida logam, dan serbuk bahan nonlogam ataupun dari kombinasi ketiganya.

Logam (Metalurgi), seperti halnya teknik lain mempunyai keuntungan dan kerugian.

Keuntungan dan Kerugian Logam Serbuk

Keuntungan:

  • Serbuk yang diproduksi jarang terbuang. Dalam artian, hampir semua serbuk dapat dimanfaatkan
  • Dapat dibuat dari bahan bekas
  • Dapat membuat benda kerja yang tidak dapat diproduksi dengan pencairan secara metalurgis (filter logam, bahan bantalan scrap minyak)
  • Jarang terbentuk terak dan segregasi selama proses pengerjaan karena terbuat dari komposisi bahan yangasli
  • Dapat menghasilkan ketelitian ukuran yang tinggi
  • Dapat dilakukan pengolahan logam pada suhu cair yang bertitik tinggi. Contohnya seperti pada tungstan dengan titik cair 3390 °C
  • Terdapat kemungkinan penanganan lanjut pada produk akhir, misalnya melalui pengerasan, penanganan permukaan dan penanganan penguapan.

Kerugian:

  • Proses pembuatan serbuk yang relatif mahal
  • Cara ini baru dianggap ekonomis bila pembuatan benda kerja dilakukan dalam jumlah yang sangat besar, akibat mahalnya proses pembuatan.

Pembuatan Serbuk Logam

Serbuk dapat dibuat dalam berbagai ukuran butiran dengan bentuk permukaan yang berbeda. Pada tahun pertama berkembangnya metalurgi serbuk boleh dikatakan hanya dipakai serbuk yang dibuat dalam gilingan tumbuk dan gilingan bola. Kini bagian terbesar kebutuhan serbuk dipenuhi dengan serbuk hasil proses sembur, proses elektronis, proses reduksi dan proses karbonil.

Proses sembur

Pada pembuatan jenis ini, cairan logam yang berupa besi maupun logam non fero disemburkan dengan udara, dengan air atau dengan nitrogen setelah dialirkan dari cawan ke mulut sembur. Serbuk yang disemburkan nitrogen dan udara berbentuk bola dan mengilap, sebaliknya serbuk yang disemburkan air berbentuk tak teratur seperti bentuk recik.

Gambar skema proses sembur cairan logam (Serbuk logam)
Gambar skema proses sembur cairan logam

Proses elektrolisis

Cara penghasilan serbuk ini berlangsung berdasarkan prinsip perolehan tembaga elektrolit.

Dengan adanya kerapatan arus yang tinggi, pada katode tidak terbentuk lapisan yang padat, melainkan serbuk logam yang lepas. Serbuk besi dan serbuk tembaga pun diperoleh dengan cara ini

Proses reduksi

Oksida logam, seperti besioksida Fe,O, tungstentrioksida WO, dan molibdenumtrioksida MoO dipanaskan dalam lingkungan pereduksi. Umumnya dalam proses ini dipakai hidrogen. Serbuk yang dihasilkannya memiliki butiran relatif kasar.

Proses karbonil

Bahan karbonil merupakan senyawa logam dengan karbon monoksida yang berbentuk cair pada suhu ruangan, misalnya karbonil besi Fe (CO), dan karbonil nikel Ni(CO). Pada suhu lebih tinggi, karbonil terurai dengan terjadinya serbuk logam halus dengan tingginya tingkat kemurnian.

Penggarapan serbuk mengikuti pembuatannya.

Yang dimaksud adalah penyortiran menurut ukuran tertentu dan pencampuran jenis serbuk dengan berbagai bentuk dan ukuran partikel, untuk memperoleh bahan yang sesuai dengan persyaratan yang berlaku untuk sebuah komponen.

Proses Pencetakan Serbuk Logam

Serbuk logam diproses ke bentuk yang dikehendaki dalam cetakan yang disesuaikan dengan komponen yang akan dibuat.

Gambar skema proses pengepresan (Serbuk logam)
Gambar skema proses pengepresan

Berbeda dengan keadaan pada cairan, tekanan pres pada serbuk tidak menyebar secara merata ke segala arah karena ada gaya gesekan yang berbeda antara partikel serbuk dan dinding cetakan serta dinding stempel. Proses pengepresan satu sisi akan diperoleh bagian bawah benda kerja daerah kurang padat, yang berarti daerah yang kurang kuat dibandingkan dengan bagian benda kerja yang langsung terkena stempel. Kekurangan ini nyaris tidak terdapat pada pengepresan dua sisi. Selain oleh proses pengepresan, sifat benda kerja dan ciri produk akhirnya dipengaruhi oleh bentuk serbuk (bola, tak teratur) dan oleh komposisinya (misalnya dari logam paduan atau tanpa paduan).

Kesimpulan

Proses ini telah dikenal sejak sekitar 50 tahun yang lalu. Pada saat itu banyak dibuat benda kerja dari serbuk logam, serbuk oksida logam, bahan nonlogam, ataupun kombinasi dari ketiganya. Terdapat beberapa proses dalam pembuatannya, diantaranya proses sembur, proses elektrolis, proses reduksi, proses karbonil, serta proses penggarapan serbuk yang mengikuti pembuatannya.

Referensi:

Irwandy.2013.Ilmu-Logam.Bogor:IPB-Press

Penulis:

Alfina Indah Rahmawati

BACA JUGA:

  • 5 Faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Manhole Cover
  • Dekorasi Area Perkantoran Dengan Produk Cast Iron
  • Anti Theft Drainage Cover, Tutup Drainase Ini Aman Dari Pencurian
  • 4 Ide Desain Taman Untuk Rumah Hook
  • 3 Main Reasons Why We Need a Bollard

Share Tweet Share Share

Filed Under: Blog Tagged With: Logam serbuk, pengecoran logam

About Maria Jaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis !

Kami jamin bukan spam.

Ikuti Kami

  • Email
  • Instagram
  • Pinterest
  • YouTube
subscribe

Business Locations

  • Dubai Investment Park, UAE
  • Klaten, Central Java
  • Sleman, Yogyakarta
  • Berau, East Borneo
  • Penajam Paser Utara, East Borneo
  • Batam, Riau Island
  • Bandung, West Java
  • Merauke, South Papua

Recent Posts

  • Identifikasi Kesalahan Desain Pintu Air: 5 Poin Penting yang Perlu Diperhatikan
  • Kuku Bucket Beko & Excavator Berkualitas untuk Performa Alat Berat Maksimal
  • Peran Pintu Air Merauke dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Lokal
  • Pentingnya Irigasi dalam Pertanian: Kunci Panen Maksimal di Setiap Musim
  • 6 Jenis Pintu Air Irigasi dan Fungsinya dalam Pengelolaan Aliran Air
  • 5 Manfaat Pintu Air Irigasi untuk Pertanian di Merauke
  • Grating Besi Cor: Tutup Drainase Agar Tidak Terjadi Genangan
  • Pintu Air Merauke: Solusi Efektif Atasi Banjir Musiman di Papua Selatan
  • Kursi Taman Besi Cor: 5 Keunggulannya Cocok untuk Outdoor
  • Peran Besar Produk Cor: Logam Leleh, Industri Jalan
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Copyright © 2026 · MARIA JAYA