Maria Jaya

Pintu Air Intake | Spare Part Alat Berat | Liner AMP

  • Home
  • Products
    • Pintu Air Intake
    • Liner Casting AMP
    • Kuku Bucket Beko
    • Manhole Cover Besi Cor
    • Grating Besi Cor
    • Kursi Taman Besi Cor
  • Blog
  • Vlog
  • Contact

2 Metode Pengecoran Logam: Traditional & Temporary Casting

By Maria Jaya April 14, 2022 Leave a Comment

metode pengecoran logam

Artikel ini akan menjelaskan tentang jenis-jenis / metode pengecoran logam. Pengecoran logam terbagi menjadi dua jenis yaitu Traditional Casting dan Contemporary Casting (Non-Traditional). Kita bahas satu persatu yuk sobat.

Traditional Casting (Metode Pengecoran Logam Tradisional)

Traditional Casting atau pengecoran tradisional adalah metode pengecoran logam yang  menggunakan cetakan pasir untuk pembentukan produk cor. Apa saja yang termasuk dalam Tradisional Casting?

Terbagi menjadi dua kelompok, yaitu cetakan pasir cetak basah (greensand mold) dan pasir cetak kering (dry sand mold).

1. Pasir cetak basah (Greensand mold)

Pasir cetak greensand adalah pasir cetak yang dibuat dari proses pencampuran beberapa bahan, yaitu pasir kuarsa sebagai bahan dasar, bentonit (lempung) sebagai bahan pengikat dan beberapa bahan tambah yang diberikan untuk menghasilkan sifat-sifat tertentu pasir cetak tersebut. Agar bentonite bisa aktif dalam proses pengikatan pasir maka pada saat pencampuran ditambahkan air dalam jumlah tertentu dan ketika penuangan cairan logam kedalam cetakan masih mengandung air, karena hal itulah maka pasir cetak ini sering disebut sebagai pasir cetak basah.

Perbandingan jumlah masing-masing komponen yang menyusun pasir cetak greensand sangat bervariasi disesuaikan dengan kebutuhan penggunaannya dan telah melalui tahapan trial error. Berikut komposisi pasir cetak greensand :

  • Pasir kuarsa disesuaikan dengan kebutuhan
  • Bentonite      : 7,5% – 9,1%
  • Air                 : 3,7% – 4,5%
  • Bahan tambahan seperti debu karbon secukupnya, fungsi debu karbon adalah untuk meningkatkan kehalusan permukaan coran.

2. Pasir cetak kering (Dry sand mold)

Pasir cetak kering adalah pasir cetak yang ketika di tuang cairan logam ke dalam cetakan tidak mengandung air. Yang termasuk dalam pasir cetak kering adalah CO2 process, cement process, no bake process, dan resin cold box.

  • CO2 Process

CO2 Process adalah pasir cetak yang terdiri dari campuran pasir silika baru, air kaca / waterglass (Na2 SiO3. H2O + CO2 ) dan bahan tambah berupa gula tetes yang berfungsi untuk meningkatkan daya hancur pasir cetak ketika pembongkaran.

Air kaca berfungsi sebagai bahan pengikat yang akan mengeras menjadi kristal jika ditiup gas CO2. Karena hal itulah dinamakan CO2 Process. Reaksi yang terjadi ketika air kaca ditiup gas CO2 (kristalisasi)

Na2 SiO3. H2O + CO2       ——->   SiO2 .  H2O + Na2 CO3

  • Cement Process

Cement Process adalah pasir cetak yang terdiri dari campuran pasir, semen dan air. Dan bahan tambah berupa gula tetes untuk meningkatkan kecepatan pengerasan pasir.

Pasir cetak cement process hampir tidak ada bedanya dengan adukan bangunan yang menggunakan semen jenis portland, hanya saja pada pasir cetak cement process jumlah pasir yang digunakan lebih banyak serta menggunakan semen dan air yang sedikit.

Proses pengerasan pasir cetak cement process dengan cara didiamkan diudara bebas selama 24 jam sampai 48 jam tergantung dari presentase komposisi.

  • No-Bake Process

Pasir cetak No-Bake Process terdiri dari campuran pasir kuarsa/silika dengan bahan pengikat resin cair (furan atau phenol) dan katalis sebagai pengeras. Umumnya penggunaan katalis asam fosfat untuk furan dan asam telualsulfon untuk resin phenol). Proses pengerasan terjadi ketika resin bercampur dengan katalis, maka karenanya pengerjaan cetakan dengan pasir ini waktunya sangat terbatas. Pengerasan umumnya berlangsung selama enam jam hingga kekerasan maksimum tercapai dan bagian dari pola bisa dikeluarkan setelah 0,5 jam – 1 jam.

  • Resin Cold Box

Pasir cetak resin cold box terdiri dari campuran pasir pasir kuarsa/silika, bahan pengikat yang digunakan adalah resin phenol atau polyisocyanat dan katalis trimethylamin atau dimethylamin. Proses pengerasan terjadi setelah pasir cetak dihembuskan gas sebagai katalisator.

Contemporary Casting (Non-Traditional)

Contemporary casting adalah metode pengecoran logam yang tidak bergantung pada pasir cetak dalam proses pembentukan produk cor. Lalu apa saja yang termasuk dalam contemporary casting?

  • Investment Casting
  • Lost Foam Casting
  • Die Casting
  • Centrifugal Casting
  • Tilt Casting
  • Squeeze Casting
  • Continuous Casting

Itulah pembahasan tentang 2 jenis metode pengecoran logam yaitu Traditional Casting dan Contemporary Casting. Untuk pertanyaan dan info lebih lanjut, bisa sobat sampaikan di kolom komentar atau hubungi Team Logam Ceper.

Hubungi Team Logam Ceper

Penulis: Asep Muhamad | Editor: Tri Rahayu

BACA JUGA:

  • Sistem Drainase Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai
  • Lampu Taman Minimalis Cast Iron
  • Mudah & Cepat, Begini Proses Produksi Manhole Cover FRP
  • Ingin Inden Rumah Dari Developer? Simak Artikel Ini
  • 8 Cast Iron Products for Sidewalk adn Road Projects
Share Tweet Share Share

Filed Under: Blog Tagged With: contemporary casting, pengecoran logam, traditional casting

About Maria Jaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis !

Kami jamin bukan spam.

Ikuti Kami

  • Email
  • Instagram
  • Pinterest
  • YouTube
subscribe

Business Locations

  • Dubai Investment Park, UAE
  • Klaten, Central Java
  • Sleman, Yogyakarta
  • Berau, East Borneo
  • Penajam Paser Utara, East Borneo
  • Batam, Riau Island
  • Bandung, West Java
  • Merauke, South Papua

Recent Posts

  • Identifikasi Kesalahan Desain Pintu Air: 5 Poin Penting yang Perlu Diperhatikan
  • Kuku Bucket Beko & Excavator Berkualitas untuk Performa Alat Berat Maksimal
  • Peran Pintu Air Merauke dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Lokal
  • Pentingnya Irigasi dalam Pertanian: Kunci Panen Maksimal di Setiap Musim
  • 6 Jenis Pintu Air Irigasi dan Fungsinya dalam Pengelolaan Aliran Air
  • 5 Manfaat Pintu Air Irigasi untuk Pertanian di Merauke
  • Grating Besi Cor: Tutup Drainase Agar Tidak Terjadi Genangan
  • Pintu Air Merauke: Solusi Efektif Atasi Banjir Musiman di Papua Selatan
  • Kursi Taman Besi Cor: 5 Keunggulannya Cocok untuk Outdoor
  • Peran Besar Produk Cor: Logam Leleh, Industri Jalan
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Copyright © 2026 · MARIA JAYA