Maria Jaya

Pintu Air Intake | Spare Part Alat Berat | Liner AMP

  • Home
  • Products
    • Pintu Air Intake
    • Liner Casting AMP
    • Kuku Bucket Beko
    • Manhole Cover Besi Cor
    • Grating Besi Cor
    • Kursi Taman Besi Cor
  • Blog
  • Vlog
  • Contact

Cara Pemrograman Mesin Bubut CNC

By Maria Jaya February 9, 2024 Leave a Comment

Cara Pemrograman Mesin Bubut CNC

Artikel ini akan menjelaskan tentang pemrograman CNC untuk mesin bubut. Ingin tahu lebih lanjut? Simak pembahasan di bawah ini.

Computer Numerical Control biasanya disingkat CNC yang merupakan mesin perkakas otomatis yang dioperasikan dengan program. Program CNC atau part program yaitu dari serangkaian instruksi numerik digunakan oleh mesin CNC untuk melakukan urutan operasi untuk mengerjakan benda kerja.

Metode pemograman mesin CNC terdiri dari 3 metode, yaitu pemograman manual, pemograman conversational disebut juga shop floor programming dan pemograman dengan CAM (computer aided manufacturing).

Bagian-bagian suatu program CNC yaitu struktur, karakter, kata, nomor baris, baris, dan kode pemrograman. Contoh program CNC sebagai berikut:

Contoh program CNC mesin bubut

Struktur program CNC

Satu baris (blok) terdiri dari kode-kode yang dari satu atau lebih pengoperasian pemesinan secara bejajar. Program CNC memiliki dari beberapa baris program yang disusun sesuai dengan langkah-langkah dari proses pemesinan. Nama program atau nama file digunakan untuk mengidentifikasi suatu program CNC. Setiap program CNC mempunyai nama dan terdiri dari beberapa baris, nama program CNC untuk mesin bubut memiliki format O-4 digit misal O0001, O0123 atau O0228.

  • Karakter

Karakter adalah unit dasar untuk menyusun program CNC. Karakter termasuk huruf, angka dan tanda. Huruf yang digunakan ada 17 huruf, yaitu D, E, F, G, I, K, L, M, N, P, R, S, T, U, W, X, Z dan angka yang digunakan yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9. Tanda yang digunakan adalah %, – (negative), ; (end off block) dan . (titik desimal).

  • Kata

Tiap kata memiliki satu huruf karakter dan angka dibelakangnya. Angka 0 (nol) berpengaruh kalau harganya tetap sama, misalnya M09 bisa ditulis M9 atau G02 ditulis G2. Tanda positif bisa diabaikan, tetapi tanda negative harus ada.

  • Nomor Blok

Nomor blok dimulai dengan huruf N dan diikuti empat digit angka bilangan bulat. Baris yang pertama defaultnya N0010. Nomor baris berikutnya dapat dibuat urut dengan selang tertentu, misalnya N0010; ,N0015; ,N0020; dan seterusnya.

  • Blok (baris)

Satu blok terdiri dari nomor blok dan beberapa kata, satu blok bisa terdiri dari 225 karakter. Nomor blok akan muncul secara otomatis,yang akan dapat diubah pada mode elit.

Kode-kode pemrograman CNC mesin bubut dan fungsinya

Program CNC terdiri dari kombinasi huruf dan angka. Huruf dan angka dapat terbaca oleh mesin dan masing-masing kode memiliki arti. Kode huruf yang digunakan adalah kode G & kode M.

  • Kode G

Kode G didefinisikan sebagai kode Gerakan dari mesin, terdiri dari huruf G diikuti dua angka. Kode G untuk mesin dengan system control Fanuc Oi Mate sebagai berikut :

Kode GDESKRIPSI
G00*pemosisian atau gerak cepat
G01penentuan koordinat semu/pembatasan kecepatan putaran spindle
G02interpolasi melingkar/helik searah jarum jam
G03interpolasi melingkar/helik berlawanan arah jarum jam
G04berhenti sesaat
G09berhenti tepat
G20satuan dalam inchi
G21*satuan dalam metrik
G22*pengecekan interferensi spindle ON
G23pengecekan interferensi OFF
G27pengecekan Kembali ke referensi mesin
G32*Pembuatan ulir
G40kompensasi radius alat potong dibatalkan
G41 kompensasi radius alat potong arah kiri
G42kompensasi radius alat potong arah kanan
G53 penetapan system koordinat system
G70 siklus finishing
G76 siklus pembuatan ulir
G98gerak makan mm per menit
G99*gerak makan mm per putaran
  • Kode M

Kode M sebagian besar sebagai saklar ON dan OFF untuk putaran spindle, aliran cairan pendinginan dan kode perintah sub program.

Kode MDESKRIPSI
M00Putaran spindle berhenti sementara
M02Program berakhir/program end
M03Putaran spindle searah jarum jam
M04Putaran spindle berlawanan arah jarum jam
M05Putaran spindle mati
M08Pendingin hidup/coolant on
M09Pendingin mati/coolant off
M30Program telah selesai dan Kembali ke awal/program end
M98Awal sub program
M99Akhir sub program

Nah sobat, itulah penjelasan dari pemrograman CNC untuk mesin bubut. Jika ada yang ingin ditanyakan boleh langsung komen di kolom komentar atau bisa langsung hubungi Team Logam Ceper.

Info Lebih Lanjut

Penulis: Scarlet Alessandra

BACA JUGA:

  • 7 Syarat Trotoar yang Baik dan Contohnya
  • Yuk, Lihat Produk yang Terpasang di Kidzania Surabaya
  • Pedestrian Pakai Manhole FRP, Why Not?
  • 5 Jenis Pagar yang Cocok Untuk Rumah Minimalis
  • 7 Easy Ways to Make a Room Look Bigger

Share Tweet Share Share

Filed Under: Blog Tagged With: mesin bubut cnc

About Maria Jaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis !

Kami jamin bukan spam.

Ikuti Kami

  • Email
  • Instagram
  • Pinterest
  • YouTube
subscribe

Business Locations

  • Dubai Investment Park, UAE
  • Klaten, Central Java
  • Sleman, Yogyakarta
  • Berau, East Borneo
  • Penajam Paser Utara, East Borneo
  • Batam, Riau Island
  • Bandung, West Java
  • Merauke, South Papua

Recent Posts

  • Identifikasi Kesalahan Desain Pintu Air: 5 Poin Penting yang Perlu Diperhatikan
  • Kuku Bucket Beko & Excavator Berkualitas untuk Performa Alat Berat Maksimal
  • Peran Pintu Air Merauke dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Lokal
  • Pentingnya Irigasi dalam Pertanian: Kunci Panen Maksimal di Setiap Musim
  • 6 Jenis Pintu Air Irigasi dan Fungsinya dalam Pengelolaan Aliran Air
  • 5 Manfaat Pintu Air Irigasi untuk Pertanian di Merauke
  • Grating Besi Cor: Tutup Drainase Agar Tidak Terjadi Genangan
  • Pintu Air Merauke: Solusi Efektif Atasi Banjir Musiman di Papua Selatan
  • Kursi Taman Besi Cor: 5 Keunggulannya Cocok untuk Outdoor
  • Peran Besar Produk Cor: Logam Leleh, Industri Jalan
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Copyright © 2026 ยท MARIA JAYA