Maria Jaya

Pintu Air Intake | Spare Part Alat Berat | Liner AMP

  • Home
  • Products
    • Pintu Air Intake
    • Liner Casting AMP
    • Kuku Bucket Beko
    • Manhole Cover Besi Cor
    • Grating Besi Cor
    • Kursi Taman Besi Cor
  • Blog
  • Vlog
  • Contact

5 Cara Pembuatan Inti Pengecoran Logam

By Maria Jaya January 12, 2024 Leave a Comment

5 Cara Pembuatan Inti Pengecoran Logam

Inti (core) adalah bagian dari cetakan yang dibuat secara terpisah yang berfungsi untuk membentuk suatu profil di dalam maupun di luar permukaan benda, pemotong atau pemisah tuangan dengan penambah. Perangkat utama yang diperlukan untuk membuat inti adalah kotak inti yang bisa terbuat dari kayu atau logam. Kali ini Logam Ceper akan membahas beberapa cara pembuatan inti pengecoran logam. Berikut pembahasan selengkapnya.

1. Metode pemanasan

Metode Hot – box

Pada metode ini pasir akan diselimuti dengan bahan pengikat yang cair, pasir ini tetap basah hingga saat pengerasan. Pengerasan dengan menggunakan panas berlangsung selama 15-45 detik pada ketebalan 2-5 mm dan pada bagian dalam inti akan mengeras secara perlahan-lahan di udara bebas. Metode ini digunakan untuk membuat inti kecil dalam produksi massal.

Keunggulan pembuatan inti dengan metode hot-box adalah :

  • Permukaan inti yang halus
  • Menghasilkan sudut-sudut tajam
  • Stabil
  • Kemampuan alir gas baik
  • Kemampuan hancur setelah penuangan yang baik

Metode Croning

Croning memenuhi semua keunggulan yang dimiliki oleh metode hot-box. Bahkan karena pasir croning diselimuti oleh bahan bahan pengikat yang kering, maka ia memiliki kemampuan alir yang sangat baik. Keunggulan lain dari metode croning ini adalah hematnya pemakaian pasir inti hingga 70%. Hal ini disebabkan karena inti yang dihasilkan dengan pasir croning adalah inti berongga.

2. Pembuatan inti dengan cara vakum

Seperti pada pembuatan cetakan, inti pun dapat dibuat dengan cara vakum. Fungsi vakum disini untuk mengisi kotak inti dan pemadatan awal.

Pasir inti yang digunakan pada metode vakum umumnya adalah proses CO2 atau cold-box.

Langkah-langkah kerja pembuatan inti ini dengan cara sebagai berikut:

  • Penghisapan pasir cetak kedalam kotak inti
  • Pemvakuman rongga kotak inti yang telah terisi pasir inti
  • Pembukaan saluran gas yang secara otomatis terhisap kedalam kotak inti

Keunggulan pembuatan inti dengan metode vakum adalah:

  • Waktu pengerjaan lebih cepat dan mengurangi pekerjaan tangan oleh operator
  • Gas sebagai katalisator ataupun pengeras (pada metode CO2) mengalir dengan cepat dan bereaksi sangat cepat pada semua bagian yang harus dikeraskan
  • Pengerasan dengan gas yang dilakukan langsung dapat mengurangi kebutuhan tempat
  • Kerusakan pada kontak inti sangat kecil, sehingga dapat digunakan kontak inti dari kayu yang lebih lunak

3. Pembuatan inti dengan mesin pengguncang

Pasir inti ini dapat di padatkan ke dalam kontak inti dengan menggunakan metode guncangan. Kotak inti yang di isi dengan pasir inti ditempatkan pada meja pengguncang. Selama proses pengguncangan pasir inti akan memadat.

4. Inti berpengikat resin cold-box

Sebagai bahan pengikat pasir yang digunakan adalah resin phenol dan polyisocyanate sebagai komponen 1 dan komponen 2. Pengerasan terjadi setelah pasir cetak dihembus dengan gas sebagai katalisator.

Komposisi pasir cetak berpengikat Resin Cold-box:

  • Pasir: 90% dapat pasir bekas
  • Bahan pengikat : komponen 1 = 0,8%1,3% & Komponen 2 = 0,8%1,3%
  • Katalis sebanyak 0,05%0,2%

5. Inti berpengikat resin hot-box 

Resin Hot-box adalah phenol maupun furan yang ada pada puncak kekerasannya memiliki kemampuan patah hingga pada 800 N/cm2. Berbeda dengan pasir croning, pasir ini basah seperti pasir pengerasan dingin.

Komposisi pasir cetak berpengikat Resin hot-box:

  • Pasir
  • Resin phenol / furan 1,5-2%
  • Hardener 0,2-0,5%

Itulah beberapa cara dalam proses pembuatan inti pengecoran logam, diantaranya metode pemanasan, vakum, mesin pengguncang, pengikat resin cold-box, dan pengikat resin hot-box.

Untuk pertanyaan atau info lebih lanjut, bisa sobat sampaikan di kolom komentar atau hubungi langsung Team Logam Ceper.

Hubungi Team Logam Ceper

Penulis: Scarlet Alessandra | Mahasiswa POLMAN Ceper

BACA JUGA:

  • Apa Sih Penyebab Terjadinya Banjir di Perkotaan?
  • Khas Kotamu Dalam Sentuhan Seni Lampu Jalan Besi Cor
  • Hasil Finishing Manhole FRP Jauh Lebih Halus, Mengapa?
  • Inspirasi Taman Minimalis dalam Rumah
  • 7 Facts About Jakarta-Bandung High Speed Train
Share Tweet Share Share

Filed Under: Blog Tagged With: inti pengecoran logam, pengecoran logam

About Maria Jaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis !

Kami jamin bukan spam.

Ikuti Kami

  • Email
  • Instagram
  • Pinterest
  • YouTube
subscribe

Business Locations

  • Dubai Investment Park, UAE
  • Klaten, Central Java
  • Sleman, Yogyakarta
  • Berau, East Borneo
  • Penajam Paser Utara, East Borneo
  • Batam, Riau Island
  • Bandung, West Java
  • Merauke, South Papua

Recent Posts

  • Identifikasi Kesalahan Desain Pintu Air: 5 Poin Penting yang Perlu Diperhatikan
  • Kuku Bucket Beko & Excavator Berkualitas untuk Performa Alat Berat Maksimal
  • Peran Pintu Air Merauke dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Lokal
  • Pentingnya Irigasi dalam Pertanian: Kunci Panen Maksimal di Setiap Musim
  • 6 Jenis Pintu Air Irigasi dan Fungsinya dalam Pengelolaan Aliran Air
  • 5 Manfaat Pintu Air Irigasi untuk Pertanian di Merauke
  • Grating Besi Cor: Tutup Drainase Agar Tidak Terjadi Genangan
  • Pintu Air Merauke: Solusi Efektif Atasi Banjir Musiman di Papua Selatan
  • Kursi Taman Besi Cor: 5 Keunggulannya Cocok untuk Outdoor
  • Peran Besar Produk Cor: Logam Leleh, Industri Jalan
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Copyright © 2026 · MARIA JAYA