Maria Jaya

Pintu Air Intake | Spare Part Alat Berat | Liner AMP

  • Home
  • Products
    • Pintu Air Intake
    • Liner Casting AMP
    • Kuku Bucket Beko
    • Manhole Cover Besi Cor
    • Grating Besi Cor
    • Kursi Taman Besi Cor
  • Blog
  • Vlog
  • Contact

7 QC Tools, Analisis Pemecahan Masalah Pengecoran Logam

By Maria Jaya March 17, 2023 Leave a Comment

Diagram fishbone Analisis Pemecahan Masalah dalam Pengecoran Logam

Pada suatu pekerjaan pengecoran logam, tentunya akan selalu ada cacat ataupun barang yang reject. Produk yang gagal dan tidak bisa masuk dalam penjualan harus kita cari tahu apa sebab dan akibatnya cacat atau reject tersebut. Maka dari itu, kali ini kita akan bahas 7 QC Tools (alat quality control) untuk analisis pemecahan masalah dalam pengecoran logam.

Simak ya!

Apa sih barang reject itu?

Dilansir dari laman Law Cornell, barang reject merupakan barang yang memiliki kerusakan sehingga tidak masuk dalam penjualan. Namun secara umum barang tersebut masih layak pakai.

Setelah mengetahui apa itu reject, maka kita perlu mengetahui juga langkah ataupun metode yang perlu dilakukan untuk mencegah atau meminimalisir kerusakan tersebut dengan menggunakan beberapa analisis.

7 QC Tools dalam Analisis Pemecahan Masalah Pengecoran Logam

Pengertian dasar yang perlu sobat ketahui adalah bahwa 7 QC Tools merupakan alat-alat bantu yang bermanfaat untuk memetakan lingkup persoalan, menyusun data dalam diagram-diagram agar lebih mudah untuk dipahami, menelusuri berbagai kemungkinan penyebab persoalan dan memperjelas kenyataan atau fenomena yang otentik dalam suatu persoalan. Kemampuan 7 QC tools yang dahsyat dalam mengungkapkan fakta atau fenomena inilah yang menyebabkan para pakar dalam setiap proses kegiatan mutu tergantung pada alat-alat bantu ini.

Meskipun demikian, keberhasilan dalam menggunakan 7 QC tools sangat dipengaruhi oleh seberapa massif pengetahuan si pengguna akan alat bantu yang dipakainya. Semakin baik pengetahuan yang dimiliki, akan semakin tepat dalam memilih alat bantu yang akan digunakan. Itulah sebabnya, ada 2 hal pokok yang perlu menjadi pedoman, sebelum menggunakan 7 QC tools, yaitu efektif dan efisien.

1. Check Sheet

Adalah alat yang sering digunakan dalam menghitung seberapa sering sesuatu itu terjadi dan seberapa sering digunakan dalam pengumpulan dan pencatatan data.

Check sheet juga merupakan alat bantu yang sering digunakan pada saat suatu proses/kegiatan berlangsung.

Tujuan check sheet ini untuk dapat menemukan semua data yang telah dikumpulkan secara teliti dan akurat oleh karyawan operasional untuk diadakan pengendalian proses dan penyelesaian masalah.

7 qc tools : check sheet

2. Flow Chart

Flow chart atau diagram alir merupakan sebuah diagram yang memperlihatkan sebuah langkah dari suatu proses yang dilakukan. Flow chart digambarkan dengan simbol-simbol, dan setiap simbol menggambarkan proses tertentu dan hubungan antar proses digambarkan dengan garis penghubung. Sehingga dengan urutan tersebut, akan memudahkan dalam menggambarkan suatu sistem, mengidentifikasi masalah, dan melakukan tindakan pengendalian.

7 qc tools : flow chart

3. Histogram

Histogram adalah alat yang digunakan untuk menunjukkan variasi data yang divisualisasikan kedalam bentuk chart (diagram batang) dan berisikan warna-warna. Perlu sobat Logam Ceper ketahui, histogram ini biasa digunakan untuk menganalisa mutu dari sekelompok data (hasil produksi) dengan menampilkan sebuah nilai tengah yang dapat dijadikan standar mutu produk dan distribusi atau penyebaran datanya.

histogram qc tool

4. Scatter Diagram

Scatter diagram merupakan sebuah gambaran berupa titik-titik yang mewakili nilai antar dua variable numerik yang berbeda. Scatter diagram juga dapat digunakan untuk mengecek apakah suatu variabel dapat digunakan untuk mengganti variabel yang dalam pemanfaatannya, scatter diagram membutuhkan data pasangan sebagai bahan baku analisisnya, yaitu sekumpulan nilai x sebagai faktor yang independen berpasangan dengan sekumpulan nilai y sebagai faktor dependen. Diagram ini menghubungkan paling tidak dua variabel, X dan Y yang menunjukkan ke-eratannya, sehingga dapat dilihat apakah kesalahan dapat disebut berhubungan atau terkait dengan masalah atau kesalahan lain. Berikut ini adalah contoh scatter diagram:

scatter diagram

5. Control Chart

Diagram kontol atau control chart adalah alat bantu yang dikenal dengan sebuah grafik yang digunakan untuk mengevaluasi suatu proses, apakah proses tersebut berada dalam pengendalian kualitas yang baik atau tidak.

Diagram kontol atau control chart

6. Pareto Diagram

Pareto diagram ini memiliki perbedaan dengan jenis diagram yang lainnya. Diagram Pareto ini merupakan sebuah grafik batang yang menggambarkan masalah yang dimana perbedaannya adalah dengan mengurutkan banyaknya frekuensi dan banyaknya kejadian.

Pareto diagram

7. Fishbone Diagram

Diagram fishbone ini sering disebut juga diagram tulang ikan, karena bentuknya yang menyerupai tulang ikan. Selanjutnya, fishbone diagram ini berisikan sebuah sebab dan akibat dari suatu permasalahan. Diagram ini merupakan salah satu diagram yang paling sering digunakan di lingkungan anak teknik. Pada bagian kepala ikan ini biasanya berisi mengenai masalah yang ditimbulkan, sedangkan pada bagian tulangnya berisi akibat dari masalah yang ada di kepala ikan tadi.

Diagram fishbone

Oke Sobat logam ceper, diatas tadi merupakan 7 QC Tools untuk analisis permasalahan yang dipakai di dunia termasuk pengecoran logam yaitu Check Sheet, Flowchart, Histogram, Scatter Diagram, Control Chart, Pareto Diagram dan Fishbone Diagram.

Dari membaca artikel ini teman-teman semua akan mendapatkan pengetahuan yang tak kalah pentingnya, dan semoga artikel in bermanfaat bagi Sobat logam Ceper semua.

Info Lebih Lanjut? Hubungi Team Logam Ceper

Penulis: Alfina Indah R.

BACA JUGA:

  • Grill Manhole Cast Iron
  • Ornamen Pagar Masjid Cast Iron
  • Yuk Mengenal Sistem Drainase Kawasan Industri!
  • Menciptakan Rumah Sehat yang Nyaman Bagi Keluarga
  • Innovative Ways to Use Furniture Castings to Enhance Brand Storytelling in Design

Share Tweet Share Share

Filed Under: Blog Tagged With: qc pengecoran logam, quality control

About Maria Jaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Gratis !

Kami jamin bukan spam.

Ikuti Kami

  • Email
  • Instagram
  • Pinterest
  • YouTube
subscribe

Business Locations

  • Dubai Investment Park, UAE
  • Klaten, Central Java
  • Sleman, Yogyakarta
  • Berau, East Borneo
  • Penajam Paser Utara, East Borneo
  • Batam, Riau Island
  • Bandung, West Java
  • Merauke, South Papua

Recent Posts

  • Identifikasi Kesalahan Desain Pintu Air: 5 Poin Penting yang Perlu Diperhatikan
  • Kuku Bucket Beko & Excavator Berkualitas untuk Performa Alat Berat Maksimal
  • Peran Pintu Air Merauke dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Lokal
  • Pentingnya Irigasi dalam Pertanian: Kunci Panen Maksimal di Setiap Musim
  • 6 Jenis Pintu Air Irigasi dan Fungsinya dalam Pengelolaan Aliran Air
  • 5 Manfaat Pintu Air Irigasi untuk Pertanian di Merauke
  • Grating Besi Cor: Tutup Drainase Agar Tidak Terjadi Genangan
  • Pintu Air Merauke: Solusi Efektif Atasi Banjir Musiman di Papua Selatan
  • Kursi Taman Besi Cor: 5 Keunggulannya Cocok untuk Outdoor
  • Peran Besar Produk Cor: Logam Leleh, Industri Jalan
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Copyright © 2026 ยท MARIA JAYA